test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI ALIANSI WARTAWAN PADANG ""

AKBP Agung Tribawanto Tekankan Peran Sekolah dan Orang Tua dalam Mencegah Pelanggaran Pelajar

ADMIN MEDIA
0

 

PASAMAN BARAT — Komitmen Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto dalam membangun budaya tertib berlalu lintas terus diwujudkan melalui langkah nyata di tengah masyarakat. Melalui jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman Barat, program sosialisasi dan edukasi keselamatan berkendara kembali digencarkan ke berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (15/05/2026).

Kegiatan yang menyasar pelajar mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas tersebut menjadi bagian dari strategi preventif Polres Pasaman Barat dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi usia remaja. Bagi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, pendidikan keselamatan merupakan investasi jangka panjang demi menciptakan generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.

Di bawah arahan langsung AKBP Agung Tribawanto, personel Satlantas turun ke sejumlah sekolah di Kecamatan Simpang Empat, Kinali, Luhak Nan Duo hingga Pasaman. Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan pendidikan mendapat sambutan positif dari siswa maupun tenaga pendidik karena dinilai memberikan pemahaman langsung terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Materi penyuluhan disampaikan secara interaktif dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami pelajar. Para siswa diperkenalkan pada berbagai rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang benar, pentingnya penggunaan helm standar, sabuk pengaman, hingga aturan dasar berkendara yang aman dan tertib.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pendidikan keselamatan tidak cukup dilakukan melalui penindakan semata. Menurutnya, pembentukan karakter disiplin harus dimulai sejak usia dini melalui lingkungan sekolah agar para pelajar memahami pentingnya keselamatan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dalam penyuluhan tersebut, personel Satlantas juga menyoroti berbagai perilaku berisiko yang kerap dilakukan remaja, seperti melawan arus, menerobos lampu merah, balap liar hingga mengendarai kendaraan tanpa Surat Izin Mengemudi. Seluruh edukasi disampaikan secara humanis agar lebih mudah diterima dan dipahami siswa.

AKBP Agung Tribawanto juga mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dan pihak sekolah dalam mengawasi anak-anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum cukup umur. Menurutnya, usia remaja belum memiliki kematangan fisik maupun emosional untuk menghadapi risiko di jalan raya sehingga sangat rentan mengalami kecelakaan fatal.

Program Polisi Masuk Sekolah yang dijalankan Satlantas Polres Pasaman Barat menjadi bentuk nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Selain memberikan penyuluhan, personel kepolisian juga membangun kedekatan emosional dengan para siswa agar pesan keselamatan lebih membekas dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di hadapan para pelajar, petugas turut mengajak siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun pergaulan. Para siswa didorong berani mengingatkan teman dan anggota keluarga agar selalu mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menilai generasi muda memiliki peran besar dalam membangun budaya tertib lalu lintas di masa depan. Karena itu, edukasi sejak bangku sekolah dianggap sebagai fondasi penting untuk menciptakan pengguna jalan yang disiplin dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan.

Kegiatan penyuluhan tersebut juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Para guru dan kepala sekolah menilai edukasi langsung dari aparat kepolisian jauh lebih efektif dalam memberikan pemahaman kepada siswa dibandingkan hanya melalui teori di ruang kelas.

Salah seorang kepala sekolah menyebut masih banyak pelajar yang belum memahami risiko besar dari pelanggaran lalu lintas. Karena itu, kehadiran polisi di sekolah dinilai mampu membuka wawasan siswa mengenai bahaya yang dapat timbul akibat kelalaian saat berkendara.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto terus mendorong jajarannya agar mengedepankan pelayanan berbasis pencegahan. Pendekatan tersebut diyakini lebih efektif dalam menciptakan keamanan dan keselamatan masyarakat dibandingkan mengandalkan penindakan semata.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan itu juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Para siswa terlihat aktif bertanya dan berinteraksi dengan petugas selama penyuluhan berlangsung.

Situasi tersebut menunjukkan pendekatan persuasif yang diterapkan Satlantas Polres Pasaman Barat berhasil membangun komunikasi yang baik dengan kalangan pelajar. Edukasi yang dikemas santai namun penuh makna membuat suasana penyuluhan terasa hidup dan tidak membosankan.

AKBP Agung Tribawanto berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau seluruh sekolah di wilayah Pasaman Barat. Dengan demikian, kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh merata di tengah masyarakat sejak usia dini.

Polres Pasaman Barat menilai keselamatan berlalu lintas bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan keluarga. Kolaborasi tersebut menjadi kunci penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di daerah.

Melalui program edukasi ini, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di jalan raya.

Dengan langkah preventif yang terus diperkuat, Polres Pasaman Barat optimistis budaya disiplin berlalu lintas akan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Edukasi yang ditanamkan sejak dini diyakini menjadi fondasi penting menuju lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman di Kabupaten Pasaman Barat.

EYS

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)